Fahami Perbedaan TOEFL Dan IELTS Sebelum Menentukan Pilihan

Perbedaan TOEFL Dan IELTS

Perbedaan TOEFL Dan IELTS – Ketidaksamaan TOEFL dan IELTS – TOEFL dan IELTS sebagai mekanisme pengetesan kekuatan bahasa Inggris terpopuler yang dipakai sebagai persyaratan meneruskan study di luar negeri. Hasil score ke-2 test itu dianggap beragam lembaga pengajaran di penjuru dunia.

Ketahui 6 Ketidaksamaan TOEFL Dan IELTS Saat sebelum Tentukan Opsi

Test ini untuk pastikan jika seorang mempunyai kekuatan dengar, membaca, menulis, dan berbicara yang memenuhi untuk kuliah atau bekerja di negara yang berbahasa ibu bahasa Inggris.

Antara kita kemungkinan masih tetap ada yang bertanya test yang mana harus dituruti? Nach agar tidak kebingungan, berikut ketidaksamaan TOEFL dan IELTS disaksikan dari beberapa segi

1.Kampus yang terima

Biasanya IELTS dipakai sebagai persyaratan untuk kuliah di kampus di beberapa negara dengan dialek atau aksen bahasa Inggris British seperti United Kingdom, Australia, Selandia Baru. Sementara TOEFL memakai bahasa Inggris Amerika hingga lebih dicintai oleh lembaga pengajaran di Amerika Serikat atau Kanada.

Tetapi sekarang ini sudah banyak kampus di dunia yang siap terima kekeduanya . Maka akan lebih bagus jika kita check lebih dulu syarat yang disuruh kampus hingga dapat ambil test yang akurat.

2.Listening

Pada test TOEFL, peserta akan dengarkan rekaman pembicaraan keadaan pembelaaran di kelas dengan durasi waktu 40-60 menit. Peserta harus membuat catatan sekalian dengar pembicaraan, lalu akan diberi pertanyaan multiple choice di akhir sesion.

Sedang pada IELTS, peserta dapat jawab pertanyaan sekalian dengarkan rekaman pembicaraan memiliki durasi pendek. Listening pada IELTS berjalan dengan durasi waktu keseluruhan 30 menit dengan topik 50% akademik dan 50% umum.

3.Reading

Ujian reading di antara IELTS dan TOEFL hampir serupa, perbedaannya cuman pada keseluruhan durasi waktu dan wujud jawabnya saja. Sesion reading pada TOEFL terbagi dalam 3 sampai 5 text akademik yang dituruti dengan pertanyaan opsi double. Pertanyaan pada masing-masing itu harus dituntaskan dalam kurun waktu 20 menit.

Sedang reading pada IELTS, peserta akan diberi 3 text bacaan yang masing-masing ditangani di dalam 20 menit. Wujud jawaban jarang opsi double. Peserta akan dites kekuatan pahami tata bahasa pada bacaan dan disuruh tentukan pemikiran dasar setiap paragraf.

4.Writing

Sesion reading pada IELTS dan TOEFL sama terbagi dalam 2 pekerjaan, tetapi isi masalahnya berlainan. Pekerjaan pertama pada test TOEFL ialah membuat essay bebas sekitar 300-350 kata dalam kurun waktu 30 menit berkenaan sebuah topik yang sudah ditetapkan.

Sementara pada pekerjaan ke-2 peserta akan dengar perbincangan berkenaan satu topik, selanjutnya diwajibkan membuat ringkasan sekitar 150-225 kata dalam kurun waktu 20 menit.

Sesion writing pada IELTS terbagi dalam 2 pekerjaan. Yang pertama peserta akan diberi info berbentuk diagram atau table, selanjutnya meringkas dan menerangkan berbentuk essay. Lantas pada pekerjaan ke-2 peserta disuruh untuk mengungkapkan opini berbentuk essay sekitar 200-250 kata sebagai tanggapan pada sesuatu permasalahan yang sudah ditetapkan.

5.Speaking

Sesion ini bisa saja jadi ketidaksamaan TOEFL dan IELTS yang paling menonjol. Pada test TOEFL, jawaban dikatakan lewat earphone lalu direkam di computer dan dikirimkan ke enam orang penguji. Sesion speaking ini berjalan di hari yang serupa dengan 3 sesion yang lain.

Sedang pada IELTS, peserta akan berjumpa empat mata dengan seorang penguji sepanjang 12-14 menit. Peserta akan diinta bicara langsung berkenaan pertanyaan yang dikatakan penguji. Sesion speaking pada IELTS ini umumnya dikerjakan di hari yang lain.

6.Mekanisme penilaian (scoring)

Keseluruhan score test TOEFL IBT sekitar di antara 0-120, di mana setiap sesion memberinya score optimal 30. Sedang score IELTS diberi di antara 0-9. Supaya mendapat nilai baik (good user), peserta harus mendapat score minimum 7.

Nach, demikianlah sepintas berkenaan ketidaksamaan TOEFL dan IELTS. Pokoknya jika kamu type orang yang suka membaca text akademis, sukai pertanyaan opsi double, lebih sukai test dengan computer, dan semakin nyaman dengan dialek Amerika, karena itu kalmu lebih pas dengan TOEFL.

Tetapi ketidaksamaan toefl dan ielts jika kamu sukai membaca text umum dan type pertanyaan yang bermacam, lebih sukai berbicara dengan berjumpa langsung, dan nyaman dalam bahasa Inggris dialek British, karena itu test IELTS dapat kamu utamakan.

Untuk sukses tes kekuatan bahasa Inggris, baik TOEFL atau IELTS, diperlukan penyiapan yang ideal. Dengan penyiapan yang bagus, kamu akan ketahui apakah melalui sertifikat toefl palsu atau tidak

Salah satunya instansi penyiapan TOEFL dan IELTS di Jakarta yang sudah eksper latih calon mahasiswa yang hendak study ke luar negeri berada di Westwoodprep karena di sini, pelajar akan dituntun oleh native teacher yang paling eksper. Ini akan membuat pelajar berasa terlatih dengan keadaan komunikasi yang sebetulnya.

Pada kelas penyiapan ini, pelajar akan dilatih beberapa tips meningkatkan score TOEFL atau IELTS. Misalkan saja pola penulisan paragraf atau kosakata apakah yang dapat meningkatkan score Writing. Penyiapan beli sertifikat TOEFL atau IELTS benar-benar berlainan dengan les bahasa Inggris biasa, hingga diperlukan penyiapan khusus untuk melawannya. Bahkan juga untuk orang yang telah dipandang jago bahasa Inggris sekalinya, mereka bisa jadi tidak berhasil tanpa penyiapan yang bagus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *